Best Blogger Tips

Monday, 5 December 2011

Marah Kepada Siapa?

Suatu hari Syaqiq Al-Balkhi membeli sebiji buah tembikai untuk isterinya. Dengan gembira, si isteri membelah buah itu dan dimakannya. Akan tetapi sayang, tembikai itu tidak baik dan tidak manis langsung. Maka marahlah isteri Syaqiq.
ohoh font yang sangat hodoh,sorry :')

     "E..e...engkau marah kepada siapa?" Tanya Syaqiq.
"Apakah engkau marah kepada penjual, si pembeli, kepada petani yang menanam atau marah kepada Si Penciptanya?"

     Isteri Syaqiq diam saja tidak dapat menjawab.
   
"Ayo jawab!" Kata Syaqiq

     Kemudian Syaqiq berkata:" Kalau engkau marah kepada si penjual, tidak kena.



Sekiranya dia yang membuat tembikai itu, sudah tentu dia hanya ingin menjual yang baik-baik saja. 

Kalau engkau marah kepada si pembeli, tidak kena juga.
Dia telah berusaha membeli yang terbaik.

Kalau marah kepada si petani, juga tidak kena.

Sekiranya boleh membuat tembikai, nescaya hanya tumbuh yang baik-baik saja.

 Tidak lain marahmu itu hanyalah kepada Si Penciptanya. Bertakwalah engkau kepada Allah dan redha terhadap semua ketentuan-Nya."

     Mendengar itu, isteri Syaqiq menangis dan bertaubat. Dia pun redha terhadap semua ketentuan Allah atas dirinya.
*           *            *

How often do we do that in our life? We always complain, moan, whine, not realising that we should be grateful and there must be a divine reason behind everything that has happen.He knows what is best.
Believe in Him.
May Allah Bless
:)

4 comments:

AFIQFAKHRI said...

behind everything that has happen.He knows what is best.

true enough.nice post :)

Soffeatul Raunaqiah said...

Thanks afiq :>

cik bubu said...

coomel nyaaa post :)

Soffeatul Raunaqiah said...

woahh femes blogger mai blog aku ;P hahaha maseh bubu tercinta,kehkehkeh :D

There was an error in this gadget
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...